Sistem Closed loop Mode Untuk Kontrol Emisi Gas Buang Pada Kendaraan Bermotor
Sistem Closed loop Mode Untuk Kontrol Emisi Gas Buang Pada Kendaraan Bermotor.
Oksigen
sensor akan mulai bekerja jika suhunya sudah mencapai sekitar 400 derajat
celcius, sehingga oksigen sensor belum bekerja saat suhu mesin masih dingin.
Oksigen
sensor generasi pertama ini sangat tergantung dari panas yang dihasilkan oleh
mesin, agar dapat mencapai suhu yang dibutuhkan oleh oksigen sensor supaya
dapat bekerja dengan maksimal.
Masalah yang muncul sehubungan dengan
penerapan konsep ini adalah dibutuhkan waktu yang agak lama bagi sensor untuk
berpindah dari kondisi Non operasional ( Electronic Control Unit) ECU dalam kondisi Open Loop ke kondisi operasional (kondisi untuk Closed loop Mode).
Agar oksigen sensor dapat mencapai suhu
kerja lebih cepat, beberapa pabrikan mobil sengaja memundurkan saat pengapian
untuk mempercepat pemanasan saluran buang, sehingga oksigen sensor lebih cepat
mencapai temperatur kerja.
Cara lain untuk mempercepat pemanasan oksigen sensor adalah dengan meletakkan sensor tersebut sedekat mungkin dengan mesin, namun akibatnya hasil pemeriksaan gas buang menjadi kurang akurat.
Pada awal tahun 80 an, pabrikan oksigen sensor menambahkan sebuah batang pemanas kecil di dalam thimble untuk memanaskan ceramic thimble sehingga temperatur kerjanya dapat tercapai lebih cepat. Dengan menggunakan oksigen.
sensor yang mempunyai elemen pemanas didalamnya memungkinkan sensor dapat dipasang lebih kebawah mendekati catalityc converter.
Sensor versi pertama yang menggunakan 3
buah kabel dengan casing sensor sebagai ground.
Aplikasi yang berikutnya menggunakan 4 buah kabel, yang salah satunya merupakan
kabel ground.
Pada
awal 90 an negara bagian California mulai menerapkan penggunaan On Board
Diagnostic) OBD II yang mengatur emisi kendaraan lebih ketat, kemudian
kebijakan ini selanjutnya diikuti 49 negara bagian di amerika pada tahun 1996
dan mengakibatkan penggunaan oksigen sensor di mobil untuk mengontrol emisi
kendaraan meningkat secara drastis. Seiring semakin ketatnya peraturan emisi
gas buang maka teknologi yang diterapkan pada oksigen sensor semakin canggih
dan oksigen sensor dipasang pada lokasi yang lebih banyak untuk meningkatkan
feedback ke ECU.
Sumber ( Modul Emisi Gas Buang Hal 11 )
Post a Comment for "Sistem Closed loop Mode Untuk Kontrol Emisi Gas Buang Pada Kendaraan Bermotor"