5 Tips Untuk Mengurangi Emisi Gas Buang kendaraan bermotor
EMISI GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR
|
|
|
Asal mula emisi gas buang (Exhaust System)
Bahan bakar bensin adalah campuran dari beberapa jenis
hidrokarbon, C8H18 adalah senyawa utama dari gasoline (bensin). Selama proses
pembakaran senyawa tersebut bereaksi dengan oksigen (O2), reaksi pembakaran
yang sempurna dapat dilihat pada proses seperti berikut.
2C8H18 + 25O2 16CO2
+ 18H2O
Dari reaksi kimia yang berlaku saat pembakaran sempurna sama seperti reaksi teoritis yaitu akan menghasilkan CO2 (karbon dioksida) dan H2O ). Sedangkan pada kenyataannya semua bahan bakar bensin tidak bereaksi sesuai dengan teori, karena faktor-faktor seperti berikut : rasio udara dan bahan bakar, kandungan N2 (nitrogen) di atmosfir, suhu pembakaran, durasi pembakaran, dll.Dari faktor tersebut diatas sehingga gas buang selain CO2 (karbon dioksida) dan H2O terbentuk pula gas-gas yang mempunyai unsur berbahaya seperti CO (Karbon Monoksida), HC (Hidrokarbon) dan NOX (Nitro Oksida).
Apa itu Blow By Gass?
Bahan bakar cair yang berada dalam tangki sebagian akan menjadi gas, jumlah evaporatif gas di dalam tangki bahan bakar ini akan semakin banyak jika kondisi bahan bakar panas. Komponen utama bahan bakar yang menguap adalah HC (hidrokarbon) yang mana merupakan gas berbahaya atau beracun
5 Tips untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor
Sistem kontrol emisi mengurangi emisi, yang berbahaya bagi lingkungan dan manusia, yang dihasilkan kendaraan bermotor.Berbagai macam cara dilakukan dalam rangka menurunkan kadar emisi gas buang tersebut, sistem yang digunakan dalam tiap-tiap kendaraan boleh jadi tidak sama. Teknologi yang digunakan tersebut antara lain
- Perbaikan sistem engine
- Pemakaian Katalitik konverter
- Sistem kontrol deselerasi (fuel cut off)
- Exhaust Gas Recerculation (EGR) atau sistem pengaturan katup (VVT system)
- Blow-by Gas : Pemakaian katup Positive Crenkcase Ventilation (PCV).




Post a Comment for "5 Tips Untuk Mengurangi Emisi Gas Buang kendaraan bermotor"