Cara Melakukan Servis Honda Supra 125 Sesuai Dengan SOP ( Standart Operation Procedure )
( foto: Komponen karborator honda supra 125 )
Cara Melakukan Servis honda Supra 125 sesuai dengan SOP ( Standart Operation Procedure )
Ziyadgrafika.blogspot.com-Proses pembakaran pada mesin terjadi jika memenuhi 3 syarat diantaranya adalah harus ada bahan bakar, udara dan panas. jika salah satu dari ketiga ini tidak terpenuhi maka pada mesin tidak akan terjadi proses pembakaran.
pembakaran pada mesin akan terjadi dalam dunia kemungkinan yaitu pembakaran sempurna dan tidak sempurna ( New Step :Toyota astra motor). pembakaran sempurna adalah proses pembakaran dimana partikel partikel bahan bakar terbakar habis didalam silinder sedangkan pembakaran tidak sempurna adalah proses pembakaran dimana partikel partikel bahan bakar tidak terbakar habis didalam silinder.
pembakaran sempurna bersifat menguntungkan mesin sedangkan pembakaran tidak sempurna bersifat merugikan mesin.
Keuntungan mesin jika pembakaran terjadi sempurna adalah:
- Konsumsi bahan bakar lebih irit
- Daya mesin atau performance engine optimal
- Emisi gas buang yang ramah terhadap lingkunga
Kerugian mesin jika pembakaran terjadi tidak secara sempurna adalah
- Dinding torak jebol
- Didnding silinder retak
- Batang torak patah dan lain lain
- Contoh pembakaran tidak sempurna pada mesin terjadi knocking,dieseling,preignetion. ketiga tiganya ini adalah peristiwa yang terjadi dari akibat pembakaran yang tidak sempurna
- Knocking adalah terdengarnya suara semacam ketukan " suara Nglitik"yang terdengar dari dalam mesin. ( New Step toyota astra motor. )
- Pre-ignetion adalah penyaaan bahan bakar terjadi sebelum pada waktunya. hal ini bersifat merugikan mesin.
- Dieseling adalah proses penyalaan terjadi setelah mesin kunci kontak dimatikan.
Proses pembakaran pada mesin dapat terjadi secara sempurna jika memenuhi beberapa syarat diataranya adalah:
- Kualitas bahan bakar yang baik
- Tekanan kompresi yang bagus
- Homogenitas bahan bakar
- Sistem pengapian
- Campuran bahan bakar yang tepat dan lain lain.
Pada artikel ini penulis fokus membahas tentang sistem bahan bakar, karena dengan sistem bahan bakar yang bagus dapat meningkatkan homogenitas bahan bakar dan kadar campuran yane tepat sesuai dengan AFR ( air Fuel Ratio ) dapat meningkatkan pembakaran yang lenih sempurna.
sistem bahan bakar adalah rangkaian dari beberapa komponen yang berfungsi untuk menyuplai bahan bakar kedalam silinder mesin. jika salah satu komponen ada yang mengalami kerusakan maka suplai bahan bakar kedalam mesin akan terjadi abnormal.
komponen komponen sistem bahan bakar antara lain:
- Tangki bahan bakar
- Saringan bahan bakar
- Karborator
- Itake manifold dan lai lain.
Pada artikel ini penulis fokus mengkaji pada komponen sistem karborator.komponen ini sangat memberikan peranan penting dalam proses pembakaran.misalnya campuran yang terjadi harus lebih homogen serta harus tepat sesuai AFR yaitu 15:1 artinya 1 mg bahan bakar harus terbakar habis dalam 15 mg Udara.
A. karburator.
1. fungsi karburator pada mesin adalah
- Untuk mencampur bahan bakar dan udara yang akan disuplay kedalam mesin.
- Untuk menyuplay bahan bakar dan udara sesuai dengan kondisi atau kebutuhan mesin
- Untuk merubah zat cair menjadi gas atau adalam bentuk kabut
2. Bagian bagian komponen karborator.
- Gasket
- Trotle Valve
- Jarum Gas
- Coke
- Gasket Karborator
- Pegas
- Floating ( Pelampung )
- Nedle valve ( jarum apung apung)
- Needle valve seat ( dudukan apung apung )
- Pin apung apung
- Ruang pelampung
- Mainjet
- Slowjet
- Airbleader
- IMAS ( Idle mixture adjuwsting screw )
- ISAS ( Idle Speed Adjuwsting screw )
(Untuk fungsi komponen silahkan baca buku manual sendiri ya.)
3. Masalah yang terjadi pada karburator antara lain.
- Karburator banjir
- Karburator pada ruang pelampung kosong bahan bakar
- Karburator pada saluran pembuangan selalu keluar bahan bakar bensin
- Karburator tidak bisa bekerja pada saat putaran lambat atau rendah
- kkarburator tidak bisa bekerja pada saat putaran lambat atau renda
4. Kemungkinan penyebab kerusakan pada karburator
- Penyetelan ketinggian pelampung yang tidak tepat
- Kerusakan pada jarum apung apung
- Kerusakan pada Main jet
- Kerusakan pada slowjet
5. Cara melakukan servis karborator
Jika terjadi masalah pada karborator maka karborator harus dilakukan servis.langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
Cara membongkar karborator:
- Lepaskan baut karburator dengan menggunakan obebg ( + )
- Lepas Pin apung apung
- Lepas apung apung
- lepas needle valve
- lepas main Jet
- Lepas Slow Jet
- Lepas Baut IMAS ( Idle mixture adjuwsting screw )
- Lepas Baut ISAS ( Idle Speed Adjuwsting screw )
lakukanlah langkah langkah ini secara berurutan, setelah dibongkar bersihkan semua komponen dengan menggunakan besin.
Cara pembersihan karburator:
semua komponen dibersihkan dengan menggunakan bensin dan menggunakan kuas, setelah itu semprot dengan udara bertekanan yaitu dengan memanfaatkan udara dari kompresor.
Cara perakitan karborator
- Pasang needle valve dan floating pada dudukan karburator
- Pasang pin apung apung
- Ptel ketinggian pelampung
- Pasang jarum main jet
- Pasang jarum slowjet
- Pasang ruang pelampung atau mangkukan denga baut pengencang.
- Pasang Trotle valve dan jarum gas
- Pasang Baut IMAS ( Idle mixture adjuwsting screw )
- Pasang Baut ISAS ( Idle Speed Adjuwsting screw )
Cara penyetelan karburator:
Setelah karburator terpasang pada mesin dengan baik langkah selanjutnya
adalah menyetel campuran pada karburator yaitu dengan memutar baut imas dan isasnya.penyetelan campuran harus pada kadar campuran yang tepas sesuai dengan AFR.yaitu 15:1.
canpuran tidak boleh terlalu kaya dan tidak boleh terlalu miskin. campuran kaya adalah campuran yang kelebihan bahan bakar sedangkan campuran miskin adalah campuran yang kelebihan udara daripada bahan bakarnya.
Cara menyetelnya, perhatikan baik baik langkah berikut ini.
1. kalau kondisi mesin masih normal caranya adalah
- Hidupkan mesin pada putaran sedang dengan memutar baut ISAS atau Kecepatan Mesin Kekanan.
- Putar Baut IMAS ke kanan sampai maksimal
- Putar kembali baut IMAS kekiri sampai 1lebih 1/4 putaran obeng
- Putar baut ISAS sampai diperoleh RPM mesin stasioner.
2. Kondisi mesin tidak normal.
- Hidupkan mesin
- Putar kekanan baut ISAS
- Putar baut IMAS ke kanan kemudian putar ke kiri sampai diperoleh RPM mesin tertinggi
- kemudian stel baut ISAS sehingga diperoleh putaran stasioner
Demikian artikel saya buat semoga bermanfaat.Selamat mencoba ....
Post a Comment for "Cara Melakukan Servis Honda Supra 125 Sesuai Dengan SOP ( Standart Operation Procedure )"